RSS

Rabu, 14 Desember 2011

"Rahasia"

Kadang kala tiada lagi ragu itu, terlupakan
Wahai yang mengintai sanubari nun jauh disana
Jangan pernah mengusir cinta ini dari tempatnya
Jika dalamnya lautan bisa ku jangkau, kan kutanam cinta ini disana
Biar engkau tidak bisa menggapainya
Jika salju itupun disini ada, ku biarkan kau beku bersamanya.

Yang Maha Sempurna
Kepada-Mu kutitipkan semua rasa yang menggoda
Pandangan ini, hati ini selalu beralih kepadanya
Wahai purnama dan Sang Pencipta
Tutuplah cinta itu dengan malam-Mu yang pekat dan gulita
Biar dia hilang, dan tidak ada yang mengintainya.



Yuko * 15 Des 2011




Pemimpin

"Siang bu".
"Boleh saya masuk?"
"Ya silakan"
"Maaf bu" saya menggangu waktu ibu"
"Bu saya mau mengundurkan diri dari perusahaan tempat saya bekerja"
"Lho, kenapa kamu mengambil keputusan tersebut, apakah sudah berpikir lagi dengan keputusan mu itu"
"Sudah bu,sebab saya merasa tidak bisa lagi bisa berkerjasama dengan pimpinan sakarang.
" Ada masalah apa? Membuat kamu tidak bisa bekerjasama dengan pimpinanmu. Dia baik, dia hebat dia sudah berpengalam dalam memimpin perusahaan",balasku tak percaya
"Sebetulnya bu saya masih berharap bisa bekerja disana bu", saya sudah 7 tahun mengabdi di perusahaan itu. Tapi kali ini keputusan yang saya ambil sudah saya pikirkan dengan matang, walau saya tidak tahu dimana dan kemana saya harus bekerja".
"Kau yakin? sulit lho mencari pekerjaan sekarang".
"Tapi nggak masalah bu, insyaAllah tuhan akan memberijalan yang terbaik buat saya".
"Apa yang membuat mu begitu cepat mengambil keputusan ini?"
" Saya cuma manusia biasa dan saya orang kecil, disana saya cuma bawahan. Setiap ada kesalahan walau saya cuma lupa menaruh laporan di meja beliau. Saya selalu dihina dan dimaki oleh beliau".
"Kalau saya tidak salah  pimpinan yang lama juga suka marah-marah, dan memaki-maki bawahannya. Dan kenapa kamu tidak merasa terhina, cegatku
"Maaf bu, tapi ini sudah menyangkut harkat, martabat  apalagi khaidah saya bu.
"Maksudmu ?"
"Kadang kalau  lagi rapat dan waktu sholat masuk jika ada di antara kami  mau izin sholat dia malah marah, alasanya dia lagi mengasih pengarahan karena dia pimpinan yang harus diharmati. Malah dia bilang dia akan menanggung dosanya. Dia selalu menghina kami dengan kata-kata kotor dan tidak pantas"
"Oh begitu, Astagfirullahalazim. Ya Allah, kenapa jabatan, harta membuat manusia buta, serakah dan sombongan, bisik hatiku pedih
Perasaan saya mengangkasa entah kemana, Apa iya menjadi sebegini tak bisa didiskusilan lagi?"
"Keputusan ini saya lakukan karena saya yakin Allah pasti bemberikan sesuatu yang terbaik untuk saya dan keluarga saya. Dia berlalu dengan sejuta harapan.
Itulah sekelumit perbincangan saya dengan mantan karyawan  sudah sepuluh tahun tidak bertemu. 
Kadang kala kita lupa akan hak orang lain bahkan kita mengabaikannya. Walaupun dia hanya seorang manusia yang berstatus office boy. Yang setiap hari datang paling pagi dan pulang paling telat.
Ya Allah, bukankah di hadapan-Mu kita ini semua sama. Walau dia hanya seorang office boy tapi dia punya hak untuk dihargai. Tapi kenapa banyak pimpinan-pimpinan sekarang kurang memberi peluang kepada mereka barang sedikit saja mengambil haknya. Apakah menjadi seorang pimpinan itu harus selalu di agungkan dan harus memaksakan kehendaknya pada bawahannya. Bukankah masing-masing kita adalah pemimpin, baik itu didalam rumah tangga sendiri mau pun ditempat kita bekerjaan, tapi apakah kita lupa semua itu nanti akan di minta pertangungjawabanya oleh yang Maha Kuasa"

Tanpa hamba sadari telah menyakiti dan menzalimi orang lain. Kadang kala hamba sombong dengan amanah yang ada, hamba bangga dengan jabatan yang ada, hamba meremahkan bawahan hamba. Hamba lupa siapa diri hamba hanya.

Ya Rabb kami, jaganlah Engkau jadikan perbuatan kami menjadi bara api yang akan membakar kami.
Wahai Sang Maha Pengampun, Kikislah di hati ini Rasa Sombong yang berkarat seperi besi.
Jikalah kaki ini berajun tak terarah, hanya kepada Engkau Hamba beserah.
Wahai Sang pencipta tempat hamba mengadu kerinduan.
Jadikanlah kami pemimpin yang bijaksana
Sesungguhnya siksaan teramat berat dan pedih.
         
  *Yuko*                  ⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴┈̥-̶̯͡⌣̊

7 des 2011
"Maafkan bunda ya nak"

"Hari ini kamu nggak mau bangun, mandi dan sekolah. Kamu bilang, "Adek capek,  sekolah itu membosankan dan lama.Terus bunda harus bagaimana?
"Iya bunda, adek mau tidur lagi"
"Ayolah nak, bangun"
Kamu  asik dengan guling kesayanganmu. Kau peluk dia tapi kenapa dalam hati ini iri pada guling yang sudah lusuh itu.
"Dek, cepat! bunda ada janji sama teman bunda", Dengan nada kesal sambil ku tarik guling  dipelukan si bungsuku itu.
"Adek nggak sayang lagi sama bunda!" jawabnya sambil memalingkan mukanya kearah dinding disamping tempat tidur. Dinding yang penuh dengan coretan-coretan hasil karyanya.
Aku sengaja tak menghapus "karyanya" itu
"Bagimu pada saat ini itu hasil karya mu yang terhebat. Suatu saat nanti kamu akan malu dengan karyamu itu. Bahkan kamu berpikir kok jelek seharusnya tidak seperti itu. Mungkin nanti kamu menyuruh supaya diganti dengan cat yang baru sesuai dengan selera bundamu. Dan entah kapan itu. Sekarang kamu masih lima tahun anakku.Bisik lirih.
Kalau aku pulang kantor, kamu dengan bangga selalu bilang.
" Bunda, adek sekarang sudah pintar, sambil menunjuk ke arah dinding melihatkan hasil karyanya.Walau cuma gambar jari-jemari yang kadang kala jumlahnyapun kamu buat tiga. Mungkin kamu lupa bahwa jari itu satu tangan ada lima.Ah anakku
"Sayang, ayolah mandi, dan sarapan udah bunda siapkan!"
"Adek nggak mau karena bunda nggak sayang adek lagi!"
"Siapa bilang?"
"Bunda sayang sama adek kok, kemaren minta mainan bunda beliin, minta roti rasa pandan buat sarapan bunda beliin, siapa bilang bunda nggak sayang adek"
"Bunda...sini adek bisikin, sembil membalikan badanya dan mendekatiku,"Bunda adek mau bunda yang mandiin, adek mau dipeluk sama bunda sebelum mandi".
Dalam pelukanku dia juga berbisikan "bunda adek sayang bunda".
"Bunda sekarang suka sakit, pulangnya juga malam. Bunda nggak mandiin adek lagi, nggak memeluk adek lagi sebelum mandi.
"Bun air itu dingin, tapi kalo udah dipeluk sama bunda airnya jadi hangat", Katanya sembil memelukku.
Subhanallah, ya Allah betapa angkuhnya hamba-Mu ini.
Ya Rabb, ampunilah hamba-Mu ini yang lupa pada amanah-Mu.
Tanpa terasa air mata ini terasa hangat mengalir pipi. Tapi kuhapus dengan air yang mengalir dari tubuhmu yang mungil itu.

Terima kasih anakku M. Fayadh yang telah mengingatkan bunda, peluk sayang  untukmu. Mulai hari ini bunda tidak akan lupa memelukmu sebelum mandi.


Maaf anakku,
Jika air mata ini tersembunyi..
Tapi dia ada didalam dada bunda.
Andai hati bunda ini salju dia luluh karna permohonan mu.

*By Yuko* Des 9 2011

                ⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴┈̥-̶̯͡⌣̊
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Selasa, 06 Desember 2011

Rinai di ujung November


Mendung masih enggan berlalu di pagi ini
Secangkir teh hangat tak mampu menghangatkan hati ini
Rindu kenapa engkau harus hadir direlung hati
Mengapa engkau enggan menjauh dari ku
November, November
Haruskah rindu ini bertepi
Haruskah mimpi ini juga bertepi
Harapan hati merenda rindu yang ada
Benang diuntai hilang entah dimana
November
Tetes air-Mu tak mampu mengikis rindu
Sekarang, Novemberku engkau berlalu dariku
Di sini di tempat ini, di bangku kumuh ini.
Ada cinta terukir disana
Ada dua hati menyatu disana
Sekarang hilang dibawa kabut lara yang hitam
Hitam sehitam hati si Camar yang terluka.
By YuKo* Nov 2011
 

Bagaimana

 Bagaimana mungkin....
Aku selalu bersamanu
Hati ini kau buat menangis...
Pergilah kau...
Pergilah dariku
Cinta mengapa....
Kupenjamkan mata ini
Kucoba menghilangkan bayanganmu
Tapi itu selalu mengangguku
Separuh hatimu mencintaiku
Separuh hatimu mencintainya...
Kucoba membuang rasa ini
Kucoba buang cinta ini
Tapi belaianmu...
Membawa perasaan Yang teramat dalam
Mana lagi kata aku cita padamu.....
By YuKo ....20/11/2011

 

Cinta itu ada


Sungguh kutak tau kau ada Yang memiliki
Saat kau bisikan cinta
Apakah ini dusta....
Cinta ini...
Aku...
Begitu mencntaimu
Bawalah aku pergi..
Kemana kau mau
Kau jerat aku dengan cintamu
Kau jerat aku dengan kasihmu
Kau jerat aku dengan rindu ini
Sungguh aku mencinta
Memang...
Aku mencatai
Salah aku mencintamu...
Cinta oh mengapa....mengapa
By Yuko* 2 Nov 2011

 

Senin, 05 Desember 2011

Tiang Pancangpun akan Rapuh

Suata pagi saya ngobrol dengan mandor di proyek tempat kerja. Proyeknya pembangunan gedung yang delapan belas  lantai. Untuk lebih kokoh maka harus memakai tiang panjang yang ber ukuran panjangnya± 19  meter dimeternya ± setengah mter.
Mesin untuk menekan tiang didatangkan dari luar negeri. 
Kebetulan hari itu mesinnya rusak, salah satu tiang pancang baru masuk pada kedalaman 9 meter.
Tapi tiang pancang itu harus dicabut lagi, karna dalam waktu satu hari tiang pancang tersebut tidak bisa ditekan kebawah.
"Kenapa nggak bisa?" saya bertanya sama mandor
"Karna dalam waktu satu hari tanah itu akan menekan( menjepit)  ketiang pancang(apapun yg ada didalamnya), jawab simandor. Dipaksain pakai apapun nggak akan bisa menembus kebawah lagi. Itu berdasarkan pengalaman meraka dalam megerjakan pemancangan dimana pun dan gedung setinggi apapun. Apabila tiang pancang sudah terpasang tidah boleh berhenti walau cuma satu hari. Subhanallah, saya tidak tahu apakah ada teorinya seperti itu, yang pasti semua itu rahasia yang Maha Kuasa.
"Astaqfirullahalazim...betapa ngilunya tulang saya, mendengar  apa yang dikatakan si mandor.
Ya Allah ampunilah dosa hamba-Mu ini, lidungilah hamba dari siksaan kubur.
Tiang pancang terbuat dari besi, semen, batu, pasir  tidak sanggup juga menahan dijepit tanah cuma dalan waktu satu hari apa lagi saya...!!
Ya Allah apa daya hamba-Mu yang hanya kumpulan daging dan tulang ini yang tidak sekuat tiang pancang yang beratnya±1 ton itu.
Disana didalam tanah, kala jengking, ulat, bahkan ada ular yang akan berebut untuk memakan jasad yang rapuh ini. 
Tidak satupun manuasia yang dapat menolong hamba.
Tiang pancang bisa dicabut si mandor tapi saya, yang tidak luput dari dosa dan kesombongan diri.
Ya Allah entah kapan waktunya, semua itu rahasia-Mu, pada akhirnya hamba akan ada disana jua.
By * Yuko* 20 Nov 2011

Satu Kata "Cinta"

Kadang kala tiada lagi ragu itu, dia terlupa
Wahai, yang pengintip sanubari nun jauh disana
Jangan pernah mengeser dia dari tempatnya

Jika dalam lautan bisa ku jangkau, akan ku tanam dia disana
Biar engkau tidak bisa mengapainya
jika salju itu ada disini, kankubekukan dia disana

Kadang engkau membuat birahi ini tersesat
Kadang kau buat cemburu ini melekat
Engaku menguasai dan membakar  hati yang dilanda kerinduan
Ku buat mata ini buta
Kau buat telingga ini tuli

Angin apakah engkau mendengar ku
Dusta dan nestapa ada bersamanya.
Tapi engaku bisa mengurai tali benci yang tercipta
Lembaran suratmu berisi sair pujian kata.

Engkau tidak lebih dari sepengal kata "Cinta"


By Yuko 6 Des 2011




Jumat, 09 September 2011

WANITA

Film"Titanic" membuat seorang wanita sangat tersanjung, merasa cintai dan merasa dihargai...
Rasullulah juga sangat mencintai dan menyayangi anaknya, yaitu Fitimah Az Zahra...dia ratu para wanita, dia dianagrahi wajah yang cantik, pintar sehingga ia menjadi sosok wanita yang dipuja sepanjang zaman karena kebaikan pribadinya. Betapa sang baginda Rasullulah begitu dekat dengan Fatimah....
Kadang kala saya berfikir apa yang harus saya tanyakan kepada Fatimah kalau saya bertemu dengan beliau?....
Saya sangat bersyukur diciptakan sebagai wanita, karena kalau kita sadari banyak jalan kebaikan yang diperuntukan kepada kaum wanita,.Dari kodratnya wanita dia harus mendapatkan perlindungan khusus dari laki-laki ( tapi apa sudah dilakukan kaum laki-laki sebagaimana mestinya?).
Wanita diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, karena wanita diperuntukkan untuk laki-laki, kaum laki- laki akan tidak sanggup bahkan akan lemah tanpa adanya wanita, orang -orang selalu mangatakan ' Dibelakang Laki-laki sukses ada seorang wanita
 Duhai wanita.....Begitu banyak hal- hal yang istimewa yang dianugerahi kepada kita, tapi kenapa kita selalu terlena dengan apa yang di anugerahi tersebut....kadang kala kecantikan dan keindahan tubuh tidak kita jaga dan lindungi dari orang - orang yang keji. Pada hal tidak sembarangan orang yang dapat mengapaimu, melainkan orang-orang yang baik yang khaffah denganmu, ini semua karena Allah.

Allah juga melukiskan dengan indahnya:

" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki adalah buat wanita -wanita yang keji pula, dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki baik, lelaki baik untuk wanita bauik pula. Mereka itu  bersih dari apa yang dituduhkan (yang menuduh) ia bersih dari apa yang dituduhkan"

Saya adalah salah satu dari bagian kaum wanita di dunia ini, saya tidak piawai dalam menasehati karena saya tidak mempunyai ilmu yang begitu hebat untuk mengurui saudaraku.... tapi ingin rasanya diri ini berbagi dengan keterbatasan ilmu yang saya miliki.
Rasulullah pun bersabda," Barang siap yang memiliki tiga anak perempuan dan ia bersabar atas mereka dan memberikan pakaian maka niscaya mereka kelak menjadi penghalang dari siksa api neraka "76.

Dari dilahirkan hingga ajal menjemput.Setelah kita menjadi ibu, kasih sayang seorang ibu tidak ternilai harganya, pada zaman Rasulullah , datanglah seorang wanita ke pada Aisyah, lalu Aisya memberinya tiga buah kurma,. Wanita itu memberikan kurma itu kepada setiap anak satu kurma dan tinggal satu kurma di tanganya.Dua anak kecil sudah memakan dua kurma itu dan ia  memandang ibunya lagi. Si ibu lalu membelah dua kurma dan membagikankan kepda kedua anak itu masing-masing separuh.
Setelah Rasullulah datang maka Aisyahpun menceritakan kejadian itu maka, Rasullulah pun berkata" apa yang membuatmu takjub pada kejadian itu, sunguh Allah telah memberi rahmat-Nya kepada si ibu atas kasih sayangnya kepada kedua anak kecilnya itu. Dari hal-hal di atas maka saya merenungi apakah diri ini sudah menjadi wanita yang selalu bertakwa dan menerima kodratnya sebagai wanita yang memiliki tempat yang paling mulia dimuka bumi ini..

Ya...Allah kalaulah diri ini bisa melukiskan pasti tangan ini tidak mampu.
Kalaulah diri ini diminta untuk menjawabnya....pastilah lidah ini kelu
Kalaulah langkah kaki selama ini untuk menghitungnya pasti tidak terhitung...
Ya Rabb.... Engkau yang Maha Mengetahui isi hati ini detik perdetik....


Wahai wanita....
Engkau penuh pesona...
Engkau penuh kelembutan...
Engkau selalu di puja...

Tapi....

Kenapa...
Bagaimana...
Dimana...
Hanya engaku yang selalu dipuja dan dimanja yang bisa menjawabnya.....













By Yuko***






Jumat, 25 Maret 2011


Cinta Tanpa Koma...

Pagi  cerah, dengan tangan yang masih basah. Sambil memandang wajah di cermin, hadiah dari suami tercinta.Tanpa terasa sebentar lagi  usiaku mau menuju kepala empat, usia yang ditakuti oleh para kaum hawa, kulit mulai kering, pipi mulai tembem, dan kerutan halus di pelipis mata.
 Siap nggak sich.....Oh tidaaaaakkk!!!!!!
“Kamu masih cantik kok!” tiba-tiba suami muncul di belakang.
“Masa sih?” mataku menatapnya dengan penuh tandanya.
“Bang, ingat nggak? Sebentar lagi ulang tahunku lho!”
“Masa sih, dek?” Suami terbengong.
Ih,kamu payah bener! bisikku dalam hati, sambil mengambil krim siang yang mau dioleskan ke wajah ,yang masih basah oleh sisa air.
Saya tertegun sejenak. Dia selalu lupaaaa...
Tapi dia selalu menerima saya apa adanya. Dalam masa apapun dia  ada di samping saya. Demikian juga kadang sifat sensitif saya  muncul tiba-tiba. Maunya pengertian suami harus lebih. Kadang  membuat saya penasaran dan bertanya dalam hati, masihkah dia mencintai, yaitu ketika tangan ini sudah mulai keriput, rambut ini keperakan.Sebab, banyak teman-teman di kantor  bilang, laki-laki itu cenderung senang  melihat yang indah-indah dan menarik.
Apa iya?
Okelah...
Tapi yang aku yakini, ada yang jauh lebih cantik dari  sekedar fisik. Kutepis cemas yang melanda.
Namun sudah sekian lama saling mengenal, apakah itu tidak cukup untuk saling menerima pasangan apa adanya? Bahwa sejatinya setiap pasangan harus saling memahami dan membutuhkan.
Seingat saya, suami  memang tidak pernah melakukan hal-hal yang romantis seperti yang pernah dilakukan suami sahabat baik saya.
Dia tidak pernah mengajak saya makan malam berduaan (candle dinner), nonton bioskop berduaan, bahkan jarang memberi hadiah istimewa.
Dari semua kekurangannya, dia tidak pernah sekalipun mengeluh dan menuntut, agar saya berada di rumah setiap saat dan setiap waktu. Mungkin memasak makanan favoritnya setiap hari. Bahkan tidak pernah mengeluh pada saat saya membutuhkan bantuannya. Misalnya menemani kekamar kecil di malam hari.
Di lain waktu dia tetap dengan senang hati membantu saya kalau mau mandi, mengganti popok bayi di saat saya habis melahirkan putra-putri kami, dengan  cara operasi ceasar. Dan yang paling penting, dia ridha ketika saya sibuk bekerja di luar rumah. Kadang kala saya bekerja di kantor bertemu dengan  teman- teman lawan jenis. Apa gerangan yang ada dalam benaknya? Cemburu nggak ya? Sekian lama mengenalnya, kadang dalam hati saya bertanya, apakah dia tidak cemburu, atau dia malu mengungkapkan? Cuma mengungkapkan kata C.E.M.B.U.R.U aja kenapa susah amat. Arghhh...
Saya pernah berpikir  bagaimana caranya  dia bisa cemburu, kata orang tua dulu cemburu itu tandanya cinta, berarti dia tidak cinta dong?
Tetapi saya pernah diingatkan kakak,”jangan pernah memancing rasa  cemburu suami, bisa berbahaya, amit-amit jabang bayi!”
“Siap, My sister!”
Seketika saya mendengar sayup dari kejauhan suami memanggil. Saya bergegas menghampirinya  di mobil. Sudah waktunya berangkat ke Kantor. Dalam perjalanan, aya memandangnya dari samping. Di kepalanya  sudah mulai muncul si putih alias uban satu persatu.
“Eh,....kenapa kamu ngeliatin saya seperti itu?Mmmm....kok malah nyengir gitu?”
”Duhhh... kalo aku kasih tau marah nggak ya?”
“Kenapa? Ada yang aneh?” ungkap suami.
Ya, ubanmu sudah banyakkkkkkkk......hihihihihiihii.
“Wajarkan balasnya!”
        “Menurutmu aku harus bersusah hati kalau rambut putih ini mulai muncul? Apa kamu lupa kalau aku sudah menginjak kepala empat?”
        Ooohh....begitu?
         Wow! potongku.
        Lho... kok? Aku tertawa geli mendengarnya.Tak pernak kubayangkan suatu hari nanti memiliki suami rambutnya  sudah memutih. Ternyata , Allah menganugerahi kepada umatnya apapun tepat pada waktunya dan tidak ada yang bisa menundanya.
        Setengah jam kemudian kami sampai di kantor. Saya pandang lagi dia. Dalam hati, saya sangat bersyukur terima kasih ya Allah Engkau memberi saya suami pengertian, tidak pernah komplain, apalagi menggerutu. Ketika saya terpaksa ke luar kota ada  tugas  dari kantor, dimana anak-anak  terpaksa saya tinggalkan bersamanya.
        For my dear husband ,”Thanks.... I love U. Kamu selalu ada di samping saya di saat susah dan senang, mendampingi saya  untuk menghadapi  hari esok.
        Jangan bosan ya, menghadapi istrimu yang kadang kala sembrono dan ajaib ini..wkwkkwkwkwkwk
        Suamiku sayang, terima kasih ya atas semua yang  telah kau lakukan untukku dan anak-anak.
        Say...., kamu sudah berusaha keras menjadi  papa yang baik buat anak-anak  dengan kekurangan yang kamu punya. Mulai hari ini saya berjanji akan menjadi istri yang lebih baik lagi untukmu. Istri yang kau ridhai dan Allah pun ridha kepadaku...amin. Kumerasa cinta ini takkan pernah berhenti hingga berbilang hari. Cinta itu tanpa koma, say...*


Pekanbaru 25 Maret 2011 by   Yuko








Senin, 14 Maret 2011

Ya...Rasullulah

Alangkah bahagia dan indahnya hidup ini.
Apabila bisa menatap wajahMu....
Ya...Rasullulah Ya Habibiyallah...
Terimalah kami sebagai umatMu
Ya Rasulullah ....betapa besar cinta kepada umatMu
Diakhir hidupun masih menyebut umatMu...
Ya Rasullulah.....
Berapa jauh jarakMu,tapi KetauladannanMu tak terhitung jarak dan waktu
Tak terasa mengalir air mataku....
Ya...Rasullulah betapa bahagianya para Sahabat ,bisa menatap wajahmu
Ya Rasullulah betapa Hamba Rindu pada Mu
Ya...Rasullulah,Yahabiballah.....
Betapa sabarnya Engkau menghadapi musuhMu...
Ya...Rasullulah....
Allahumasalialamuhammad




Pekanbaru 15 Maret 2011 by YuKo

" Rasa"

Salah seorang teman saya ulang tahun, makluk dalam perut sudah tidak bisa kompromi lagi alias lapar. Tetapi tetap saja saya berusaha mengelak pada saat menu disodorkan.Tak peduli seberapa laparnya perut ini,menolak itu untuk sekedar menjaga image alias J.A.I.M.10 menit kemudian dan si pelayan menyodorkan menu yang kesekian kalinya, baru mata ini  membaca deretan menu yang di sediakan di resto tersebut.
 Pesanan  utama sop buntut plus nasi...mmmmm pasti enak, naluri rasa sudah mulai mengoda. Sementara teman-teman yang lain udah lengkap pesananya dari makan pembuka dan penutup saya baru mesan satu makanan berat. Semua pesana pada  acara ulang tahun ini pasti akan dibayar apapun yang kita pesan itu adalah resiko orang yang ultah. M'bak saya minta jus terong belanda, karedok, buah campur dan penutupnya cake yang ada tiramisunya ya,terimakasih.
Melihat pesanan sudah ada dihadapan salah satu teman saya nyelutuk' kok pesananya sedikit amat? kenapa udah makan tadi ya?'
Saya jadi berpikir apakah semua yang ada dihadapan saya ini dibilang sedikit?
Makanan merupakan suatu yang bisa membuat kita berimajinasi yang sangat luas. Apalagi kalau makanan tersebut makanan kesukaan. Dan memakan dengan keringat yang mengalir deras disela-sela rambut yang menyusuri kening yang tadinya berkerut yang dipenuhi masalah. Sekarang menjadi hilang kerutanya tanpa operasi plastik, itu semua karena makanan yang dibumbui rasa.
Kini saya ingin menikmati hidangan didepan mata,satu persatu. Rasa itu mulai menjelajahi kerongkonga. Sepotong tiramisu yang dingin.suasana resto yang mendukung.
Dengan perut yang super kenyang saya memperhatikan si pelayan membersihkan sisa-sisa makanan di masukan jadi satu ke dalam tempat sampah yang besar tanpa beban dan tanpa memilah mana yang terlebih dahulu yang akan di masukan ke tempat sampah.
Tadi saya makan menunya bertahap dari makanan pembuka sampai makanan penutup.
Apa jadinya semua menu pesanan tadi dimasukan didalam satu wadah di aduk menjadi satu kemudian dimakan dengan rasa yang ada. Itulah yg ada dalam perut ini.
Apapun yang dimakan, melalui rongga mulu, perut tidak ada artinya kalau tidak ada "Rasa". Rasa itulah yang banyak membuat manusia sering lupa akan segala-galanya. Dalam rasa banyak makna yang bisa kita ambil, yang tidak dipahami banyak orang
Rasa dekat dengan siapa yang menciptakan kita,
Rasa sayang sesama
Rasa  puas,
Rasa berterimakasih dan rasa semuaaaaa yang terasa.
Mengapa kita selalu membedakan dan memelihat seseorang dengan tidak memiliki Rasa.







Pekanbaru 14 Maret 2011 by YuKo



Kamis, 10 Maret 2011

Assalamualaikum...siang semua....


Ya Rabb.....
Dalam resah...
Dalam gelisah
Kegelapan akan menampakan hitamnya
Pekat tanpa secercah cahaya
Cahaya dimana Engkau
Disaat gelap itu datang ...hati ini mulai lara
Wahai hati yang lara...kenapa engkau mencabik asa
Entah dimana dan kemana mengapainya
      
 Ya Rabb.....
Kala hamba merenung jiwa.
Jiwa merasa menyesak didada
Dengan rasa yang hampa mengejolak didada
Wahai...yang Maha Bijaksana...
Hanya engkau yang bisa Menyentuh lara
Tangis ini terasa didada,tiada satupun yang tau apa yang terasa
Dengan hati yang pasrah...
Hambah hanya bisa berucap
"Yang Maha Penyayang Hanya Engkau yang mengobat Asa"


Pekanbaru 11 Maret 2011 by YuKo

Sabtu, 05 Maret 2011

Assalamualaikum semua....apakabar? Mudah - mudahan kita selalu diberi kesehatan oleh yang menguasai alam dan seisinya yaitu Allah yang Maha pengasih dan penyayang tanpa membedakan status yang ada. Maka seharusnyalah kita selalu bersyukur dengan apa yang dianugrahkan kepada kita.
Ya Rabb... terima kasih Engkau selalu memberiakan kepada hamba-Mu ini nikmat kesehatan tanpa syarat Amin ya Rabb.

Dari Senin sampai Minggu selalu dimulai dengan sebongkah semangat dan segudang harapan
Dengan perbedaan yang ada, saya mau begini orang lain maunya begitu.  Capek juga kalau dipikir-pikir perbedaan ini padahal sekarang udah zaman sudah canggih dan serba ada alias android lagi!
Kenapa harus melalui kata-kata susah,sulit,OMG .....please bantu dan berikanlah kesempatan kepada hamba untuk merubah semua ini.
Yach...namanya juga manusia yang banyak kemauan, harapan yang belum tentu bisa dimengerti dan dipahami oleh semua orang. Dengan semangat  membaja yang dimiliki   hanya satukata" aku harus bisa" disaat sampai juga pada titik dimana bendera perdamaian itu harus dikibarkan."Sakit...oh no, kenapa bisa dan kenapa mesti sekarang?
Jarum suntik, infus itu harus membuat teriakan yang memalukan dimalam hari harus didengar oleh penghuni kamar sebelah. Sekarang apa hendak dikata harus merasakan tidur di kamar pesakitan. Price sama dengan nginap di hotel bintang lima . Baru tiga hari sudan merasa satu bulan dengan menu yang juga membuat selera makan sakit juga alias ngak enak sekali.
Mungkin ini salah satu untuk menguji  kesabar .
Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang terimakasih Engaku telah memberi kesembuhan kepada Hamba di hari ke empat udah bisa pulang dan kumpul lagi dengan anak-anakku tercinta si cantik (kak fanny ),si ganteng besar(farhan) dan ganteng Kecin (fayadh) Sudaah tiga hari nggak ketemu dengan abakku tercinta yang juga lagi sakit,semoga cepat sembuh ya bak.Terimakasih I love u  Amak yang selalu menghawatirkan sibungsu ini. Pada hal udah mau empat poloh tahun lho mak ha...ha..ha...tapi itu masih dua tahun lagi..
Untuk suamin tercinta I love so much...much...muachhhhh muacccchh... tanpa perhatian dan sayang mu untuk diriku kadang kala kalau sakit yang bantuin   mandi, nyisir rambut dan memakaikan Hijabbku
Sekarang udah pukul 10.48 waktunya bekemas kemas dan pulnggg,makan yang uenak uenak....
Buat semua team Haluan Media Grup, Sari, tidal lupa team CRMP besok kita akan bergandengan tangan untuk berkbarnya BASKO HOLDING....

Senin, 31 Januari 2011

Assalamualaikum....."Dunia penjara bagi orang beriman,dan surga bagi orang kafir" Suatu rasulullah memengang bahu seorang sahabat seraya bersabda" Jadilah engkau didunia ini bagaikan orang asing atau pengembara.,manakala engkau berada pada sore ,janganlah engkau menantikan waktu pagi.dan kala pagi janganlah menunggu waktu sore.Pergunakan masa sehatmu untuk menyongsong masa sakitmu dan pergunakan masa hidupmu untuk menyongsong kematian mu.

Kamis, 27 Januari 2011

Maaf

  • Ya Allah  Engkau yang Maha Mengetahui hati dan perasaan ini, perih dan sakit ini hanya bisa terkikis oleh hidayah-Mu.Ya...Rabb hamba selalu meminta dengan segala kekurangan yang hamba miliki kepada-Mu. Hari ini dan seterusnya hamba selalu meminta kepada-Mu, berilah hamba kesempatan untuk selalu berbuat yang terbaik buat semua orang yang hamba cintai, Engkau yang segala Maha. Jika mata ini terpejam hapuskanlah rasa dendam yang mengusik kalbu ini. Amin...Yuko*



    Ya Rabb....jadikanlah hamba-Mu ini orang yang selalu memaafkan,karena hamba tahu "Jadilah pemaaf karena Engkau sangat suka kepada orang-orang yang berbuat kebajikan."

    Kamis, 20 Januari 2011

    21-1-2011 (Andai Aku Jadi Gayus

    Semua media membincangkan seseorang yang bernama "Gayus"...ada yang membuat lagu,karikatur bertemakan gayus,semua  sekarang "Demam Gayus"
    Apakah kita berpikir andaiakan kita seperti gayus yang sekarang sudah mulai kelihatan lusuh,kumis dan penampilan sudah tidak terurus....Yachhh....apa harus dikata itulah kita' yang selalu melihat suatu berdasarkan Market (pangsa pasar)kenapa saya menngatakan market?apa karena saya orang markering?ckckckckkckc...Maaf Gayus saya jadi ikut-ikutan mengambil kesempatan,'ups jangan salah ..saya disini hanya numpang berpikir "Andai Saya Jadi Gayus mungkin ini adalah cobaan yang sangat berat,dimana cobaa'an tersebut buah dari Perbuatan "disana dimatanya (Guyus) mungkin bagi sebagian orang tidak yakin...Aku Menyesal...aku Capek.....Aku Pengen seperti gayus yang Orang Biasa....mungkin kapan perlu Aku tidak ingin kenal atau tidak mau tau apa itu "Pajak".....dan yang pasti Gayus adalah Manusia biasa yang tidak luput dari ke Alfaan....Buat kita semua "Apapun Yang Kita Kerjakan akan Mendapat Hasilnya,kalau Buruk 'Buruklah hasinya kalau Baik :Baiklah hasilnya