RSS

Selasa, 06 Desember 2011

Rinai di ujung November


Mendung masih enggan berlalu di pagi ini
Secangkir teh hangat tak mampu menghangatkan hati ini
Rindu kenapa engkau harus hadir direlung hati
Mengapa engkau enggan menjauh dari ku
November, November
Haruskah rindu ini bertepi
Haruskah mimpi ini juga bertepi
Harapan hati merenda rindu yang ada
Benang diuntai hilang entah dimana
November
Tetes air-Mu tak mampu mengikis rindu
Sekarang, Novemberku engkau berlalu dariku
Di sini di tempat ini, di bangku kumuh ini.
Ada cinta terukir disana
Ada dua hati menyatu disana
Sekarang hilang dibawa kabut lara yang hitam
Hitam sehitam hati si Camar yang terluka.
By YuKo* Nov 2011
 

Bagaimana

 Bagaimana mungkin....
Aku selalu bersamanu
Hati ini kau buat menangis...
Pergilah kau...
Pergilah dariku
Cinta mengapa....
Kupenjamkan mata ini
Kucoba menghilangkan bayanganmu
Tapi itu selalu mengangguku
Separuh hatimu mencintaiku
Separuh hatimu mencintainya...
Kucoba membuang rasa ini
Kucoba buang cinta ini
Tapi belaianmu...
Membawa perasaan Yang teramat dalam
Mana lagi kata aku cita padamu.....
By YuKo ....20/11/2011

 

Cinta itu ada


Sungguh kutak tau kau ada Yang memiliki
Saat kau bisikan cinta
Apakah ini dusta....
Cinta ini...
Aku...
Begitu mencntaimu
Bawalah aku pergi..
Kemana kau mau
Kau jerat aku dengan cintamu
Kau jerat aku dengan kasihmu
Kau jerat aku dengan rindu ini
Sungguh aku mencinta
Memang...
Aku mencatai
Salah aku mencintamu...
Cinta oh mengapa....mengapa
By Yuko* 2 Nov 2011

 

Senin, 05 Desember 2011

Tiang Pancangpun akan Rapuh

Suata pagi saya ngobrol dengan mandor di proyek tempat kerja. Proyeknya pembangunan gedung yang delapan belas  lantai. Untuk lebih kokoh maka harus memakai tiang panjang yang ber ukuran panjangnya± 19  meter dimeternya ± setengah mter.
Mesin untuk menekan tiang didatangkan dari luar negeri. 
Kebetulan hari itu mesinnya rusak, salah satu tiang pancang baru masuk pada kedalaman 9 meter.
Tapi tiang pancang itu harus dicabut lagi, karna dalam waktu satu hari tiang pancang tersebut tidak bisa ditekan kebawah.
"Kenapa nggak bisa?" saya bertanya sama mandor
"Karna dalam waktu satu hari tanah itu akan menekan( menjepit)  ketiang pancang(apapun yg ada didalamnya), jawab simandor. Dipaksain pakai apapun nggak akan bisa menembus kebawah lagi. Itu berdasarkan pengalaman meraka dalam megerjakan pemancangan dimana pun dan gedung setinggi apapun. Apabila tiang pancang sudah terpasang tidah boleh berhenti walau cuma satu hari. Subhanallah, saya tidak tahu apakah ada teorinya seperti itu, yang pasti semua itu rahasia yang Maha Kuasa.
"Astaqfirullahalazim...betapa ngilunya tulang saya, mendengar  apa yang dikatakan si mandor.
Ya Allah ampunilah dosa hamba-Mu ini, lidungilah hamba dari siksaan kubur.
Tiang pancang terbuat dari besi, semen, batu, pasir  tidak sanggup juga menahan dijepit tanah cuma dalan waktu satu hari apa lagi saya...!!
Ya Allah apa daya hamba-Mu yang hanya kumpulan daging dan tulang ini yang tidak sekuat tiang pancang yang beratnya±1 ton itu.
Disana didalam tanah, kala jengking, ulat, bahkan ada ular yang akan berebut untuk memakan jasad yang rapuh ini. 
Tidak satupun manuasia yang dapat menolong hamba.
Tiang pancang bisa dicabut si mandor tapi saya, yang tidak luput dari dosa dan kesombongan diri.
Ya Allah entah kapan waktunya, semua itu rahasia-Mu, pada akhirnya hamba akan ada disana jua.
By * Yuko* 20 Nov 2011

Satu Kata "Cinta"

Kadang kala tiada lagi ragu itu, dia terlupa
Wahai, yang pengintip sanubari nun jauh disana
Jangan pernah mengeser dia dari tempatnya

Jika dalam lautan bisa ku jangkau, akan ku tanam dia disana
Biar engkau tidak bisa mengapainya
jika salju itu ada disini, kankubekukan dia disana

Kadang engkau membuat birahi ini tersesat
Kadang kau buat cemburu ini melekat
Engaku menguasai dan membakar  hati yang dilanda kerinduan
Ku buat mata ini buta
Kau buat telingga ini tuli

Angin apakah engkau mendengar ku
Dusta dan nestapa ada bersamanya.
Tapi engaku bisa mengurai tali benci yang tercipta
Lembaran suratmu berisi sair pujian kata.

Engkau tidak lebih dari sepengal kata "Cinta"


By Yuko 6 Des 2011